Melinda Dee saat ini menjadi salah satu sorotan berita, baik itu media masa, jejaring sosial, dan para bloggers. Banyak pemberitaan tentang Melinda Dee yang memang membahas tentang aksi kriminal yang dituduhkan kepadanya yaitu penggelapan uang nasabah sebesar 16 M, tetapi ada juga pemberitaan yang lebih mengangkat sisi lain dari ibu 3 anak yang sexy ini.
Pengecaman, penilaian dan ada juga pelecehan yang disampaikan oleh masyarakat melalui komentar-komentar di media, tentang sepak terjang si Sexy yang menikahi pemuda "brondong" ini. Semua merupakan hal yang wajar dari kehidupan bermasyarakat dan di alam demokrasi, tetapi apakah dengan semua ini akan membuat masyarakat akan lebih pintar dan pandai menilai peristiwa yang terjadi ?, saya rasa tidak, karena opini-opini yang terbentuk dari sumber "kata saya atau kata dia", tentu tidak akan terlalu objektif hasilnya. Maka akan terjadilah pengalihan pembahasan dari yang sebenarnya membahas tentang kasus Melinda dan akhirnya pada masalah pribadi serta kehidupan pribadi Melinda.
Kasus Melinda ini, masuk dalam kasus murni Kriminal yang dilakukan oleh seseorang, kalau bahasa kampung nya kasus Melinda ini sama saja dengan "Maling", tetapi tetap kita harus menggunakan asas pra duga tak bersalah yang sesuai dengan peraturan hukum kita.
Tidak ada yang Istimewa dengan kasus ini, yang istimewa karena penyidik menyita mobil-mobil mewah dan Melinda sendiri sosok Wanita 40th tetapi Sexy dan punya Suami "Brondong" dari kalangan artis, tetapi buat dampak bagi masyarakat saya rasa kecil sekali dampak dari kasus ini. Karena Melinda melakukan penipuan terhadap nasabah Bank tempat ia bekerja, jadi yang harus bertanggung jawab adalah Citibank, dan janganlah akibat ulah penipuan oknum Karyawan Bank pihak BI akan masuk kedalam lubang ke dua seperi kasus Century, dalam kata lain Bank Harus bertanggung jawab tidak mungkin juga Citibank akan Bangrut jika membayar 16 M. setelah penyelesaian hukum jika terbukti kan bisa menyita aset Melinda sebesar jumlah tersebut.
Saya rasa pesan moral akan kasus ini terkesan "Abu-Abu" alias tidak jelas, seharusnya pesan moral dari setiap pemberitaan menuju pada kesimpulan "bank harus menjadi tempat yang terpercaya bagi konsumen dan merasa aman menyimpan uangnya", akan tetapi jika dilihat Mangsa Melinda bukanlah orang-orang biasa tetapi memang perusahaan dan perseorangan yang mempunyai banyak dana, ya Jika kita yang hanya mampu nabung 2 - 4 jt sebulan ini mana mau Melinda melirik kita hahaha.
Skandal Melinda Dee ini menurut saya saat ini lebih pada pemberitaan pribadi dari Melinda, yang pernah melakukan operasi plastik lah yang punya banyak foto sexy lah, bahkan foto sexy Melinda dee ini selalu di update dengan koleksi-koleksi foto terbaru. Ini bukan pesan moral tetapi merusak moral , kenapa karena anak-anak SMP dan SMA yang ingin tahu siapa penipu ini, berlomba-lomba mencari Update Melinda Dee, dan apa kata mereka, seperti yang dilakukan teman saya di sebuah warnet melihat anak SMP melihat foto Melinda Dee malah berkomentar "Uhh besar juga ya Txxx nya", Bagaimana menurut Anda ?
Menurut saya yang harus mendapat perhatian lebih dari kita sebaiknya kasus Gayus, Rencana Pembuatan Gedung DPR, Lumpur Lapindo dan Masalah persoalan Penanggulangan Korban Mentawai yang sampai hari ini belum terselesaikan.
sumber foto : kompas.com














0 komentar:
Poskan Komentar
Mohon tidak memasukkan Link Referal dan Afiliasi Bisnis pada body komentar. Terima Kasih